Liburan '09 di Yogyakarta


Hari selasa 23 juni'09 perjalanan saya dimulai dari Tn. Abang menuju Yogyakarta bersama dengan Gery, Aji, Yudhi dan Hasan dengan menggunakan kereta ekonomi. Kelamaan perjalanan terasa membosankan apalagi banyak pengamen yang seringkali meminta uang secara paksa. Perjalanan ke Yogyakatra ini pun akhirnya sampai rabu pagi dan langsung dilanjutkan ke rumah eyangnya Aji. Sesampainya di rumah eyang, kami merebahkan badan dan sore harinya kami ber5 ngedawet bersama di sepanjang pelataran jalan raya Godean. Dan akhirnya dengan onthel yang kami bawa, kamipun berfoto-foto dengan background Gn Merapi dan hamparan sawah yang sangat luas.


Hari kamis kami lalui dengan pergi ke Malioboro dan Kraton Yogyakarta dari pagi sampai malam hari. Perjalanan memang terasa amat jauh dan panjang, tetapi karena kebersamaan kami ini mengurangi rasa lelah kami sehingga perjalanan kamipun tak terasa jauhnya. Mmmm.. banyak barang dari malioboro yang saya beli, sehingga saat kami makan malam bersama di pinggir jalan, saya hanya makan dengan komposisi Nasi-Tahu-Tempe aja karena uang yang saya bawa tak mencukupi untuk membeli ayam maupun pecel lele seperti ke4 teman lainnya. Di Kraton kamipun mencoba melewati ke2 celah pohon beringin dengan tutup mata sesuai dengan mitos yang ada. Dan akhirnya tidak ada yang berhasil.

Hari Jumat perjalanan kami menuju ke Kaliprogo, saya sangat tertarik melihat Sungai Kali progo, maka tanpa basa-basi, saya melintasi sungai sepanjang itu, dan ternyata kaki saya ada yang Robek terbeset oleh benda tajam didasar permukaan sungai. Saat malam harinya, dimana saya dan teman lainnya berbincang-bincang di pematang sawah sambil melihat bintang, kamipun tiba-tiba dihampiri oleh 2 orang berbadan besar, dan ternyata mereka adalah tentara yang sedang beroperasi di daerah ini, kami berlima dikira pembuat onar, maka kamipun berkata sejujurnya, bahwa kami hanya nongkrong saja, dan mereka biasa berputar di daerah ini karena memang seringkali ada penjambretan di daerah gelap ini. Hmmppfff.. daerah yang cukup ekstrem..-_-

Sabtu yang menyenangkan, dimana saya dan keempat teman saya mendapat tamu dari jakarta, paroki kampung sawah, mereka datang dan menginap di rumah aji sambil nantinya berpariwisata di Yogya. Maka, kami ber5 diajak bersama untuk pergi berkeliling yogyakarta, dan terutama saya hari ini mengitari beberapa goa maria, diantaranya goa maria ganjuran, goa meria sendang jatiningsih dan goa maria sendangsono. Hari ini saya mencoba untuk dapat mendekatkan diri saya dengan maria, karena saya sadar, bahwa saya ini seminaris.

Hari Minggu ini, kami semua berpisah.... saya kembali ke rumah simbah saya dan bertemu pula dengan nenek saya. Lalu setelah saya bertemu simbah saya, sayapun diajak oleh nenek saya menginap di hotel the cangkringan, tempat perhotelan yang menurut saya kali ini sangat menarik, dimana banyak sekali fasilitas yang dapat didapatkan dibandingkan hotel lainnya. Disini saya mengalami tulang kelingking yang bergeser, setelah saya menolong saudara saya yang berumur 6 tahun saat naik sepeda di jalan raya. Kejadian yang ngak usah diingat.^^setelah itu, sayapun pergi berjalan" ke malioboro(lagi) tetapi hanya makan di warung pa ndut dan membeli satu baju.

Senin pagi, saya breakfast di the cangkringan, lalu setelah checkout, kami langsung pergi ke kaliurang, dan saya disana naik gunungnya.. pemandangan kurang bagus, karena gunung merapinya ditutupi dengan banyaknya awan.-_-, hari ini, kami menginap di hotel Jayakarta, disini saya hanya OL saja, tidak banyak melakukan aktivitas, selain berenang. Selasanya, saya makan buffet di Jayakarta Hotel, setelah kenyang dan check out, saya kembali pergi ke Goa Maria Sendangsono, untuk berdoa kembali, dengan keluarga saya. Kali ini saya mencoba berdoa kontemplasi sendiri tanpa ikut berdoa bersama dengan keluarga saya. Mencoba hal baru.

Rabunya, saya langsung pulang ke Jakarta, karena perjalanan sangat macet dan tidak mungkin untuk terus berlama-lama didalam mobil, kamipun kembali pergi ke Hotel Sendang Sari untuk istirahat sejenak, dan akhirnya kami sekeluarga kembali ke Jakarta dengan selamat.Thx God

Exposure at Katedral Bandung

Exposure adalah kegiatan mencari panggilan lewat orchestra dan live in di paroki selama 2 kali dalam semester. Tgl 18-22 juni merupakan hari-hari dimana saya ikut sebagai seminaris yang membantu orkes pd bagian flute. Tgl 18, kami berangkat mnuju Fermentum(Seminari Tinggi Keuskupan Bandung). Sampai disana saya menempati tempat yang menurut saya nyaman. Setelah istrahat dan mandi, semianris dan frater fermentum pun berlatih bersama untuk perayaan misa hari sabtu dan minggu. Setelah malam ini ditutup dengan rekreasi bersama dengan permainan yang sangat menarik yaitu "berpacu dalam melodi", sayapun langsung mencari bantal dan tidur dalam sekejap. Sabtu, setelah misa pagi dan sarapan, kami pergi ke saung udjo, wow, awalnya saya sangat tidak tertarik, tetapi setelah acara telah berjalan, saya amat sangat betah berlama-lama tinggal disini. Setelah kurang lebih 2 setengah jam, saya langsung kembali ke Fermentum. Lalu setelah sekitar jam 5, saya bersama choir keuskupan bandung, latihan bersama di katedral bandung. Setelah latihan bersama, saya merasa bibir saya semakin tidak enak, Mmm semakin tebal. Setelah latihan bersama, pembagian rumah live in. Saya menunggu giliran saya dipanggil hingga sampai di akhir-akhir. Sayapun akhirnya mendapat keluarga yang bernama bu Budi. Malam ini langsung saya habiskan dengan berbincang-bincang sebentar dengannya hari ini, dan langsung saja saya tidur.
Pagi harinya, saya merasa sangat bosan, terutama saat bu Budi ini meninggalkan kami bertiga sendirian di rumah yang bisa dibilang sangat besar. Maka saya dan Yoka, meninggalkan Musa yang sedang menonton televisi untuk mencari warnet terdekat. Setelah berputar melintasi kota Bandung yang lumayan besar, saya sama sekali tidak menemukan warnet disini, maka kami berdua memutuskan untuk kembali ke rumah live in kami. ternyata, sesampainya dirumah, bu Budi telah kembali, dan menyuruh bawahannya, yang bernama ibu Lilis. Setelah saya mendengar cerita ibu Lilis ini, ternyata Bu Budi merupakan pemilik 53 cabang Yogya Departement Store, pantas dia memiliki cara pembawaan pembicaraan yang sangat menarik. Saya juga dikenalkan dengan manager perusahaannya di Ciwalk(Ciampelas Walk) yaitu bu Sumi, dimana bu Sumi ini mirip sekali dengan mantan pacar saya. Lalu saya diajak ke Riau Junction, dimana Bu Lilis yang me-manager departement store Yogya disini, dan Mal terakhir yang saya singgahi adalah PVJ/Paris Van Java yang di pimpin oleh ibu Shannon. Saya merasa dihormati sekali berjalan dengan Bu Lilis, tak bisa dibayangkan apabila saya berjalan dengan Bu Budi, ckckck. Setelah saya pulang, saya langsung saja bersiap siap untuk orkestra Sabtu Malam. Orchestra di Katedral ini sangat meriah, antusias para penonton pun sangat baik dengan menyambut hangat kami, para seminaris. Setelah pulang dari Katedral Bandung, ternyata ada beberapa mudika yang sudah menunggu kami, saya berkenalan dengan Anton, Stella, Cristal, Jean, Raymond, mereka semua terlihat menarik, akan tetapi mereka jauh lebih tua daripada saya. Setelah kami berbincang-bincang selama 2 jam dalam keadaan lumayan garing, kamipun menyelesaikan pertemuan kami dengan voto bareng... Setelah 5 menit mereka pulang dari rumah live in saya, tiba-tiba suami Bu Budi pun datang dari Jakarta setelah bermain Golf. Perbincangan pun tak terelakan.hummppfff...-_-
Lalu pada minggu pagi, saya langsung berangkat menuju katedral sebagai kolektan misa 1 dan2. Lalu Orchestra diadakan siang hari dan malam hari,Setelah itu diadakan pelepasan dengan orang tua Live in. Kami sangat senang, karena diterima baik oleh para Orang Tua live in. Dan langsung kembali ke Fermentum.
Senin harinya, kami berpisah dengan Para Frater Fermentum..dan kembali ke Jakarta dengan keadaan bahagiaa..karena liburan pun menunggu kami...^^, goes to yogya!!

Graduation day

Kali ini, saya ikut membantu mengiringi Wacana Bhakti Symphoni orchestra, dalam meramaikan acara graduation day SMA Kolese Gonzaga pada tanggal 13 juni 2009, lagu-lagu yang kita mainkan antara lain, the final countdown, anak betawi, pomp and circumtance, dll... wuih sport hall SMA Gonzaga terasa megah..
Maka, saya merasa juga senang dapat membantu teman-teman dalam merayakan graduation day ini. Walaupun kita juga sedang mempersiapkan expo bandung,
tapi kami mencoba juga dapat bermain di graduation day dengan bagus dan menarik sebagai tanda perpisahan kami dengan kelas 12 gonzaga.
Acara pelepasan dilanjutkan dengan makan. Inilah yang saya tunggu-tunggu setelah sangat lelah bermain orchestra.^^

Studi Ekskursi Kolese Gonzaga oleh KOMPAS

Studi ekskursi yang didampingi oleh tim dari KOMPAS ini berlangsung dari tanggal 3-5 juni 2009 tepatnya setelah ujian sekolah selesai.
Mmm.. ini adalah kelompok saya.. tidak segini doang, tapi masi banyak yang lain... kita semua sangat kompak dan redaksi ini mengeluarkan koran "BUTA"(Buka Mata).. yaa... menarik bagi kami tim Redaksi..^^.
Di tanggal-tanggal ini saya amat sangat kurang tidur... yang jelas mengerjakan koran ini.. dan walaupun kita semua ga menang, tapi saya merasa kami sangat dekat dan kompak... ga juara gapapa..Hahahaa...
Harus dapat rendah hati walaupun unggul, jika terjatuh, coba untuk berdiri kembali..(E.Albert.JS)